Transformasi Strategis Pesantren melalui Hibridisasi Kurikulum, Teknologi, dan Moderasi Beragama

Authors

  • Maratun Sholihah Universitas Muhammadiyah Makassar Author

Keywords:

Pesantren, Hibridisasi Strategis, Kurikulum Merdeka, Teknologi Pendidikan, Moderasi Beragama

Abstract

Penelitian ini menganalisis secara kritis transformasi strategis pesantren di Indonesia dalam merespons tiga tantangan utama, yaitu modernisasi kurikulum, disrupsi teknologi, dan tuntutan sosial-politik akan moderasi beragama. Selama ini, literatur yang ada cenderung membahas ketiga aspek tersebut secara terpisah; oleh karena itu, penelitian ini mensintesiskannya untuk mengusulkan suatu model hibridisasi strategis. Penelitian ini menggunakan metode meta-sintesis kualitatif yang dikombinasikan dengan analisis komparatif kritis terhadap 52 sumber akademik relevan yang diterbitkan antara tahun 2017 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren bukan sekadar penerima pasif perubahan, melainkan secara aktif menegosiasikan dan mensintesiskan tekanan eksternal dengan nilai-nilai inti kepesantrenan. Proses ini tercermin dalam integrasi Kurikulum Merdeka dengan tetap mempertahankan kajian kitab kuning, pemanfaatan teknologi digital untuk efisiensi administrasi dan peningkatan kualitas pedagogis, serta positioning strategis pesantren sebagai garda terdepan moderasi beragama. Kontribusi utama penelitian ini adalah konseptualisasi “hibridisasi strategis” sebagai proses dinamis berbasis agensi yang menjamin keberlanjutan relevansi dan ketahanan pesantren. Model ini menawarkan kerangka pemahaman yang bernuansa terhadap adaptasi pendidikan Islam di era modern serta menegaskan peran sentral kiai sebagai arsitek utama dari proses sintesis tersebut.

Downloads

Published

2025-12-30