ANALISIS PERUBAHAN BENTUK LAHAN (LANDFORM) MENGGUNAKAN DATA PENGINDERAAN JAUH DAN SIG PADA DAERAH RAWAN EROSI
Keywords:
Perubahan bentuk lahan, penginderaan jauh, sistem informasi geografis, erosi, analisis spasialAbstract
Perubahan bentuk lahan (landform) merupakan fenomena geomorfologis yang dipengaruhi oleh faktor alam maupun aktivitas manusia, terutama pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan erosi tinggi. Proses erosi yang berlangsung secara intensif dapat menyebabkan degradasi lahan, perubahan morfologi permukaan bumi, serta berdampak pada kestabilan lingkungan dan keberlanjutan pemanfaatan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan bentuk lahan pada daerah rawan erosi dengan memanfaatkan data penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode penelitian menggunakan pendekatan spasial-temporal dengan analisis citra satelit multitemporal untuk mengidentifikasi perubahan morfologi lahan, kemiringan lereng, serta pola aliran permukaan. Data citra diolah melalui teknik klasifikasi, interpretasi visual, dan analisis overlay dalam lingkungan SIG guna memetakan dinamika perubahan landform dan tingkat kerawanan erosi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan pada bentuk lahan, terutama pada area dengan intensitas penggunaan lahan tinggi dan kondisi topografi terjal. Perubahan tersebut ditandai oleh peningkatan luas lahan terdegradasi, pendangkalan alur sungai, serta terbentuknya zona erosi baru. Pemanfaatan penginderaan jauh dan SIG terbukti efektif dalam memantau perubahan bentuk lahan secara akurat dan efisien. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan pengelolaan lahan, mitigasi erosi, serta pengambilan kebijakan berbasis data spasial di wilayah rawan bencana lingkungan.




