ANALISIS KESEHATAN EKOSISTEM SUNGAI BERDASARKAN INDEKS KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR
Keywords:
Kesehatan ekosistem sungai, makrozoobentos, bioindikator, kualitas air, indeks keanekaragamanAbstract
Kesehatan ekosistem sungai merupakan indikator penting dalam menilai kualitas lingkungan perairan tawar yang dipengaruhi oleh aktivitas alami maupun antropogenik. Salah satu pendekatan yang efektif untuk mengevaluasi kondisi ekosistem sungai adalah penggunaan makrozoobentos sebagai bioindikator, karena organisme ini memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda terhadap perubahan kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesehatan ekosistem sungai berdasarkan indeks keanekaragaman makrozoobentos serta mengaitkannya dengan kondisi kualitas air. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengambilan sampel makrozoobentos pada beberapa titik pengamatan yang merepresentasikan variasi aktivitas lingkungan di sepanjang aliran sungai. Identifikasi makrozoobentos dilakukan hingga tingkat famili atau genus, kemudian dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks keanekaragaman makrozoobentos bervariasi antar lokasi pengamatan, mencerminkan perbedaan tingkat kualitas air dan tekanan lingkungan. Lokasi dengan aktivitas manusia yang rendah cenderung memiliki nilai keanekaragaman yang lebih tinggi, menandakan kondisi ekosistem yang relatif sehat, sedangkan lokasi dengan tekanan antropogenik menunjukkan penurunan keanekaragaman. Temuan ini menegaskan bahwa indeks keanekaragaman makrozoobentos dapat digunakan secara efektif sebagai bioindikator dalam menilai kesehatan ekosistem sungai dan kualitas air. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya pemantauan, pengelolaan, dan konservasi ekosistem sungai secara berkelanjutan.




