ANALISIS DAMPAK PENCEMARAN UDARA TERHADAP GANGGUAN PERNAPASAN PADA MASYARAKAT PERKOTAAN: STUDI KORELASI PM2.5 DAN ISPA
Keywords:
Pencemaran udara, PM2.5, ISPA, gangguan pernapasan, masyarakat perkotaanAbstract
Pencemaran udara merupakan salah satu permasalahan lingkungan utama di wilayah perkotaan yang berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, khususnya sistem pernapasan. Particulate Matter berukuran ≤2,5 mikrometer (PM2.5) diketahui memiliki kemampuan menembus saluran pernapasan bagian bawah dan memicu berbagai gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pencemaran udara terhadap gangguan pernapasan pada masyarakat perkotaan melalui studi korelasi antara konsentrasi PM2.5 dan kejadian ISPA. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data konsentrasi PM2.5 diperoleh dari stasiun pemantauan kualitas udara, sedangkan data kejadian ISPA dikumpulkan dari laporan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik korelasi untuk mengetahui hubungan antara tingkat PM2.5 dan angka kejadian ISPA. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara peningkatan konsentrasi PM2.5 dan meningkatnya kasus ISPA pada masyarakat perkotaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa paparan PM2.5 berkontribusi terhadap penurunan kualitas kesehatan pernapasan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian pencemaran udara serta kebijakan lingkungan yang berkelanjutan guna menekan dampak kesehatan akibat polusi udara di kawasan perkotaan




