PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DI TENGAH ARUS GLOBALISASI: STUDI NILAI-NILAI BUDAYA MASYARAKAT SASAK

Authors

  • Alsurahman Universitas Muhammadyah Mataram, Mataram, Indonesia Author

Keywords:

Kearifan lokal, masyarakat Sasak, globalisasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Sasak serta dinamika pelestariannya di tengah arus globalisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh adat, tokoh agama, pendidik, serta masyarakat di Pulau Lombok. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal Sasak mengandung nilai moderasi beragama, gotong royong, solidaritas sosial, dan penghormatan terhadap tradisi yang masih terinternalisasi kuat dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai tersebut berfungsi sebagai mekanisme sosial dalam menjaga harmoni dan stabilitas di tengah perubahan sosial. Namun, globalisasi dan perkembangan teknologi digital memunculkan tantangan berupa penurunan partisipasi generasi muda dalam tradisi serta komodifikasi budaya. Peran Tuan Guru, lembaga pendidikan, dan pesantren menjadi sangat penting dalam menjaga keberlanjutan nilai budaya melalui integrasi pendidikan berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa pelestarian kearifan lokal memerlukan sinergi antara keluarga, pendidikan, dan komunitas adat agar tetap relevan dalam menghadapi modernisasi.

Downloads

Published

2026-06-21