HUMANISME DALAM PENDIDIKAN: MEMBANGUN KARAKTER DAN KESADARAN SOSIAL PESERTA DIDIK DI SMPN 6 SATAP KABUPATEN BIMA
Keywords:
Humanisme, karakter, kesadaran sosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan humanistik dalam pendidikan di SMPN 6 Satap Kabupaten Bima serta dampaknya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Pendekatan humanistik dipandang sebagai strategi pendidikan yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan potensi secara holistik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada pengalaman belajar yang inklusif, empatik, dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan humanistik mampu menciptakan iklim pendidikan yang lebih terbuka dan bermakna, ditandai dengan meningkatnya kemampuan reflektif, kesadaran sosial, dan integritas moral siswa. Proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan kesadaran etis yang mendalam melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa. Guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, keberhasilan implementasi pendekatan ini juga didukung oleh kepemimpinan sekolah yang konsisten dalam mengintegrasikan nilai humanisme ke dalam kebijakan pendidikan serta keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang selaras. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat memperkuat keberlanjutan pembentukan karakter siswa secara berkelanjutan. Dengan demikian, pendekatan humanistik terbukti efektif dalam membangun karakter peserta didik yang berintegritas, empatik, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sosial.




