PENGUATAN KAPASITAS KELOMPOK SADAR WISATA MADA MBUHA DALAM MEWUJUDKAN DESA WISATA BERKELANJUTAN DI DESA PALAMA, KECAMATAN DONGGO, KABUPATEN BIMA
Keywords:
Desa wisata berkelanjutan, Kelompok sadar wisata, Kapasitas kelembagaanAbstract
Pengembangan desa wisata berkelanjutan merupakan salah satu strategi pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan, sosial, dan budaya. Dalam konteks tersebut, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) memiliki peran penting sebagai organisasi masyarakat yang mengelola potensi wisata dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan pariwisata berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata Mada Mbuha terhadap pengembangan desa wisata berkelanjutan di Desa Palama, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori yang melibatkan 50 anggota Pokdarwis sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linear berganda. Variabel penelitian meliputi kompetensi anggota, kepemimpinan organisasi, kemampuan kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi digital sebagai variabel independen, sedangkan keberlanjutan desa wisata menjadi variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kapasitas Pokdarwis berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pengelolaan destinasi, partisipasi masyarakat, konservasi lingkungan, dan pengembangan ekonomi lokal. Kompetensi sumber daya manusia, kepemimpinan yang efektif, kolaborasi multipihak, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan desa wisata. Temuan penelitian menegaskan bahwa penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat merupakan strategi utama dalam menciptakan desa wisata yang tangguh, inklusif, adaptif, dan berdaya saing di tengah dinamika industri pariwisata yang terus berkembang.



